Saturday, November 7, 2015

Ceremony of 1.500.000 Hours LTI HSE KSO-HMP

Ceremony of LTI HSE KSO-HMP: Lomba Futsal Antar Divisi


Mulai pukul 16.00 WIB, bertempat di gedung futsal Victoria Plumpang Semper Jakarta Utara, dilaksanakan lomba futsal antar divisi KSO-HMP. Divisi-divisi KSO-HMP yang bertanding antara lain divisi HSE, divisi engineering, divisi QC dan divisi construction. Sebagai pemenangnya adalah divisi QC KSO-HMP yang dimotori oleh Deddy Rusly, Husni Mahendra, Ilmar, ikhmah Murna Putra, Fery FM Filliang dan Joko Tri.Divisi QC KSO-HMP berhak atas hadiah hiburan sebesar Rp. 500.000,-. Pertandingan futsal antar divisi KSO-HMP ini sebagai salah satu ceremony of 1.500.000 hours LTI HSE KSO-HMP, atau perayaan Lost Times Injure (1,5 juta jam pekerjaan tanpa adanya kecelakaan atau sakit.

Ceremony of 1.500.000 Hours LTI HSE KSO-HMP
Ceremony of 1.500.000 Hours LTI HSE KSO-HMP diprakarsai oleh Manager HSE KSO-HMP (bpk. Dolfie Lasut Worotikan) dengan pembagian kaos yang berlogo 1500000 LTI berwarna biru bagi peserta futsal. Selebihnya akan dibagikan pada hari Senin, 9 November 2015. Hadir pada acara futsal antar divisi KSO-HMP tersebut antara lain: bpk Pucheng Purba (Deputy PM), Ali Akbar, Abednego Silitonga, dsb. Tujuan dar futsal antar divisi KSO-HMP ini tidak hanya sekedar ceremony of 1.500.000 Hours LTI HSE KSO-HMP, namun menjalin keakraban antar divisi. Tepat pukul 21.00 WIB, pertandingan futsal antar divisi KSO-HMP ditutup dengan penobatan divisi QC sebagai pemenangnya. Jangan lupa baca juga postingan sebelumnya tentang HDD PJB KSO-HMP di blog ini.

Monday, November 2, 2015

HDD PJB KSO-HMP

Pull Back HDD PJB KSO-HMP: PT. Line Inter Cikara (Sukses)

HDD PJB KSO-HMP: Jr. Spv. KSO-HMP & Crew HDD PT. Line
Erwin Rommell, Singa Gurun Pasir (Lion of The Dessert) di awal Perang Dunia II sukses memukul mundur tentara sekutu dengan "Serangan Kilat", Blitzkrieg Operation arahan Der Fuhrer (Hitler). Begitu juga, Helmut Schoen sang pelatih Der Panzer mampu meraih Piala Dunia 1974, setelah mengalahkan Tim Oranye Belanda, meskipun di awal kompetisi terkesan lamban dan terseok-seok. Sang Libero (Der Kaizer) Franz Beckenbauer berusaha keras mengangkat moral rekan se-timnya (Paul Breitner, Gerd "Bomber" Mueller, Ulli Hoeness) yang lama panas bagaikan mesin diesel, sehingga mampu mempecundangi Johan Cruiff, Rensenbrink dan Ruud Kroll dengan total footballnya.

Erwin Rommell, Helmut Schoen dan Beckenbauer layak dianalogikan dengan PT. Line Inter Cikara yang dikomandoi "Dua Serangkai" bpk Harry Widayanto dan bpk Heru Widaryono, yang pada awal pekerjaan HDD PJB KSO HMP Muara Karang terkesan lamban dan kurang siap, namun di sesi pull back berhasil dengan memuaskan, nyaris tanpa kendala yang berarti. Berkat kepiawaian sang dirigent Mr. Yaakub dan eksekutor Mr. Shamran Rojanawas yang lihai memainkan partitur yang semula lamban temponya menjadi cepat di tengah dan melambat kembali, namun menjadi harmoni yang indah bagaikan senandung Stairway to Heaven-nya Led Zeppelin. Sdr. Anto dan rekan-rekan meladeni dengan sabar dan telaten setiap gerak dan aksi yang dilakukan "Duet Maut": Mr. Yakuub & Mr. Shamran tersebut.

Proses demi proses dilalui, fase demi fase dilaksanakan secara slowly but sure, hingga membuahkan kesuksesan dengan selesainya pull back HDD PJB KSO-HMP hari Selasa pagi pukul 05.25 WIB. dimulai dengan Prepare-setting equipments & tools, reaming 20" (1x), reaming 24" (1x), reaming 30" (3x), swabbing dan cleaning pass, dan berakhir dengan pull back HDD PJB KSO-HMP sebagai epilog-nya. Meski melar 2 hari dari yang dijadwalkan (schedule), namun berakhir dengan keberhasilan. Hal itu lebih baik daripada "grusa-grusu" yang mengesampingkan ketelatenan dan kehati-hatian, yang berakibat pada sindrom "Stag" yang merupakan momok yang sangat menakutkan bagi pegiat HDD pipeline.

Selama pekerjaan HDD PJB KSO-HMP Muara Karang, pihak-pihak yang berkompeten silih berganti hadir, mulai dari Tim KSO-HMP (bpk Doddy Dewanto/PM, bpk. Pucheng Purba/Deputy PM, bpk Asep Sutisna Daryatmo/CM, bpk Dolfie LW/HSE Mgr, bpk Salamun Adiyasa/Engineering Mgr, bpk Desri Ghobah/QC Mgr, bpk Dedi ZA/staff Procurement, bpk Heru Prihandhono (Deputy CM), A. Kamil Rosyad (Jr. Spv.), Fery FM Pilliang & Ilmar (QC), bpk. Colin Powell (environment), bpk Calvin Kawulusan (HSE Officer), Subagyo (Super Intendent), bpk Maskur (Foreman Trsport), Deny Samola, Farid, Arifin, Rafiq, etc.
Tim PMC antara lain: bpk Yousrizal, bpk Sofyan, bpk Apriyanto, bpk Adit, bpk Akin, bpk Octa, bpk Falhan, bpk Agus, etc. Sedangkan dari Pertamina Gas adalah bpk Benny AW (HSE Manager), bpk. Joni Wardjono (CM), bpk Agung (QC Mgr), etc. Success for PT. Line IC, Success for KSO-HMP & success for Pertamina Gas. "For a fighting an ideal, there`s no journey`s end", begitu kata Mahatma Gandhi. Jangan lupa baca pula postingan sebelumnya tentang Reaming 30" HDD PJB KP-01 di blog kita tercinta ini, OK.

Sunday, November 1, 2015

Reaming 30" HDD PJB KP-01

Reaming 30" HDD PJB KP-01 Muara Karang

Reaming 30" HDD PJB KP-01 muncul di Entry
Reaming 30" HDD PJB KP-01 sedang dibuka untukdi mob ke lokasi exit
Tepat pukul 09.45 WIB hari Minggu ini, Reaming 30" HDD PJB KP-01 muncul di entry HDD setelah terpotong hari kemaren karena keburu malam hari. Setelah dibuka reamer 30" lalu di mob kembali ke exit HDD untuk penetrasi kedua kalinya yang berjarak 327/330 meter. Dan tepat pukul 05.30 WIB penetrasi kedua pun muncul di entry HDD. Freak out (keluarnya lumpur bentonite) hanya di sekitar lubang galian exit, entry dan meluber ke saluran riol dan terkesan rapi alias tidak berceceran kemana-mana.

Setelah proses Reaming 30" HDD PJB KP-01 selesai, maka proses selanjutnya adalah swabbing atau cleaning pass yang akan dilaksanakan esok hari. Jika memungkinkan
Lokasi Exit HDD saat Reaming 30" HDD PJB KP-01
pada hari itu juga akan dilaksanakan pull back, tapi jika proses cleaning pass dan setting lampu, genset, pasang site piles dan penempatan batang pisang, bisa selesai secepat mungkin, maka probability pull back paling lambat hari Selasa. "When you meet me, you always ask me when pull back? when pull back..? I can just pull back today, but I worry get stag. I prefer late but success or suitable with schedule than fast but stag", tukas Mr. Shamran Rojanawas, operator Vermeer D130 x 150 PT. Line Inter Cikara. Mr. Shamran merupakan citra operator HDD yang berpengalaman sehingga namanya dipertaruhkan di proyek MKMT ini. Jika dia gegabah, maka dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pengalaman Mr. Shamran terbilang cukup lama sebagai operator HDD, menurut pengakuannya pernah di Naccap 4 tahun, Libya 7 tahun, Taiwan 2 tahun dan CPM 3 tahun.

PMC, pak Heru (deputy CM) dan A. Kamil R (Jr. Spv)
Bapak Harry Widayanto dan bapak Heru Widaryono sebagai owner dan direktur PT. Line IC menyatakan bahwa kami ingin secepatnya menyelesaikan pekerjaan HDD ini, namun kami pun mempunyai tanggung jawab moral untuk bekerja secara prosedural. "Jika kami melakukan pekerjaan HDD ini ceroboh, maka dikhawatirkan justru akan memakan waktu yang lebih lama, misalnya stag. Baca juga postingan sebelumnya tentang HDD PJB KP-01 Muara Karang di blog ini.