A

Tuesday, January 27, 2015

Proteksi Katodik KP-29 MKMT KSO-HMP

Fase Proteksi Katodik KP-29 MKMT KSO-HMP

Proteksi Katodik KP-29 KSO_HMP
Sebelum kita berbicara mengenai fase Proteksi Katodik KP-29 MKMT KSO-HMP, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu makna dan fungsi dari Proteksi Katodik (Cathodic Protection/CP). Proteksi Katodik (Cathodic Protection) adalah teknik yang digunakan untuk mengendalikan korosi pada permukaan logam dengan menjadikan permukaan logam tersebut sebagai katode dari sel saraf. Proteksi katodik ini merupakan metode yang umum digunakan untuk melindungi struktur logam dari korosi. Sistem proteksi katodik ini biasanya digunakan untuk melindungi baja, jalur pipa, tangki, tiang pancang, kapal, anjungan lepas pantai dan casing (selubung) sumur minyak di darat. Efek samping dari penggunaan yang tidak tepat adalah timbulnya molekul hidrogen yang dapat terserap ke dalam logam sehingga menyebabkan hydrogen embrittlement (kegetasan hidrogen). Proteksi katodik adalah cara yang effektif dalam mencegah stress corrosion cracking (retak karena korosi).
Sistem Proteksi Katodik (Cathodic Protection) pertama diperkenalkan tahun 1852 oleh Sir Humphry Davy,
Fase Proteksi Katodik KP-29 MKMT KSO-HMP
salah seorang perwira AL Inggris. Dia melekatkan sebongkah besi pada bagian luar badan kapal berlapis tembaga yang terendam air. Besi cenderung lebih mudah mengalami korosi yang menimbulkan karat dibandingkan dengan tembaga sehingga ketika dilekatkan pada badan kapal, laju korosi pada tembaga akan menjadi turun. Di proyek MKMT KSO-HMP pun sistem Proteksi Katodik untuk pipa transmisi gas secara bertahap mulai dilaksanakan yakni di KP-29 Mor-3. Fase Proteksi Katodik KP-29 MKMT KSO-HMP ini dilakukan oleh sub-con PT. Indocast dengan SPv. Bpk. Hendarto. Hal dimaksudkan juga untuk menghindari korosi/karat pada semua pipa gas yang terpasang.

Silahkan, don't forget untuk membaca postingan sebelumnya tentang Project Control Manager KSO-HMP di website ini.
Post a Comment